Sabtu, 22 Desember 2018

Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Hari Ibu Di Indonesia

Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Hari Ibu Di Indonesia


deardian.com
Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Hari Ibu Di Indonesia
deardian.com


Hal Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Hari Ibu Di Indonesia- Setiap tanggal 22 Desember kita rakyat Indonesia merayakan hari Ibu Nasional. Pada hari Ibu seluruh media sosial kita akan di penuhi oleh ucapan-ucapan selamat kepada masing-masing Ibu. Mulai dari tulisan, unggahan foto Ibu atau foto bersama Ibu hingga video perayaan hari Ibu di masing-masing keluarga. 

Masyarakat Indonesia begitu antusias dengan perayaan tanggal 22 Desember ini, baik yang merasa perlu merayakan hingga yang hanya ikut-ikutan tren. Karena memang pada tanggal itu akan muncul tranding hastag di media sosial #motherday atau #selamathariibu. Maka tidak heran jika momen tersebut dimanfaatkan oleh marketing-marketing perusahan untuk menjual produknya dengan membuat iklan-iklan yang berbau tentang Ibu.

Iklan yang tentu akan membuat kita haru, dan bangga kepada sosok seorang Ibu. Namun perayaan hari Ibu di Indonesia mengalami pro dan kontra, terlebih bagi umat Islam. Berlandaskan pada hadits yang berbunyi “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR Abu Daud dan Ahmad), selain itu karena di anggap Negara Indonesia ikut-ikutan merayakan hari Ibu seperti yang dilakukan Negara Barat yang memang mayoritas penduduk Non-muslim.

Belum lagi kita berbicara tentang nasib sebagian perempuan Indonesia yang ditakdirkan belum atau tidak memiliki seorang anak biologis, alias belum atau tidak menjadi sorang Ibu secara biologis. Mereka pun akan mengeluarkan pendapat kontra sebab perayaan hari tersebut dianggap menyingung perasaan. 

Pendapat yang kontra terhadap hari Ibu ini akan menyiarkan bahwa tidak baik jika merayakan hari Ibu hanya sehari dalam setahun. Yang memiliki arti kita harus menyayangi Ibu, menghormati dan berbakti kepada Ibu setiap hari. Tidak hanya pada tanggal 22 Desember saja seorang anak memberikan ucapan kata-kata manis, hadiah-hadiah indah, dan perhatian yang menyenangkan kepada Ibu.

Apakah kamu satu dari dua pemahaman diatas? Atau bahkan keduanya? Jika kamu termasuk penganut kedua paham diatas. Aku ingin memberitahu kepada kamu beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang perayaan hari ibu di Indonesia. Apakah itu? 

Simak!

Fakta Hari Ibu Di Indonesia

Sumber dari Sini

Selama ini saya termasuk orang yang tidak peduli dengan perayaan hari Ibu, alasanya bukan karena dua pendapat kontra seperti yang saya tulis diatas. Tetapi karena saya selalu lupa tentang hari Ibu Nasional di Indonesia. Ibu saya pun bukan termasuk Ibu yang paham atau ngeh dengan perayaan seperti itu, karena beliau akan selalu menghubungi saya every day. Beliau tidak merasa kekurangan perhatian dari anaknya.

Saya mengamati fenomena pro dan kontra ini setiap tahun. Sebagian, saya setuju dengan pendapat tidak menyerupai suatu kaum, saya juga setuju jika kurang pas merayakan jasa-jasa seorang Ibu hanya pada satu hari dalam setahun. Namun saya juga berpikir kenapa kita harus saling menghujat satu sama lain, antara yang pro dan yang kontra? Bagi sebagian yang pro akan mengatakan “Apa masalahnya merayaakan, kalau dilarang mengapa tanggal 22 Desember harus ditetapkan sebagai hari Ibu di Indonesia? Kenapa tidak sama-sama pada bulan Mei seperti di Negara Barat?

Akupun ikutan berpikir, “Iya kenapa harus ditetapkan, jika peringatan hari itu tidak sesuai dengan nilai budaya ketimuran di negara kita?”

Sebetulnya apa sih maksud pemerintah melegalkan tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu?

Kali ini pada hari Ibu di tahun 2018, aku punya jawaban untuk semua pertanyaan itu. Terlambat dua hari dari peingatan hari Ibu, aku menemukan postingan di Facebook yang ditulis oleh Ibu Netty Herawaty pada tanggal 22 Desember 2018. Beliau adalah seorang Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik di Universitas Tanjungpura, yang merupakan salah satu Dosen ku juga.

Apa isi postingan akun facebook beliau?

Di bawah ini aku mengutip langsung, supaya kamu dapat membaca tulisan beliau tentang Hari Ibu Nasional dan memahami secara langsung inti sari dari tulisan tersebut. Tentunya agar kamu semua dapat mengetahui fakta tentang perayaan hari Ibu di Indonesia. 
Netty Herawaty
22 Desember pukul 06.20 •

Dear all .... we need to discuss. 

Agar kita sama sama memahami makna Filosofi Hari Ibu... Biar tdk salah persepsi dan ekspresi juga.... 🙏🙏🙏 

"Bahwa hari ibu berbeda dengan mothers' day"

Hari ini di Indonesia diperingati sbg Hari Ibu... Sesungguhnya Hari Ibu di Indonesia tidak sama dengan Mother's Day di US.... Hari Ibu di Indonesia adalah Hari dilaksanakannya Kongres Perempoean Indonesia I Tahun 1928, bertepatan dgn hari meninggalnya Ibu Kartini. Hasil Kongres Perempoean pada saat itu sesuai catatan sejarah adalah 

1. Satu Bangsa Satu Bahasa dan Satu Tanah Air, yaitu Indonesia

2. Meminta keseteraan pendidikan bagi perempoean Indonesia

3. Menentang poligami

Jadi Hari Ibu Indonesia itu adalah aspirasi politik perempoean Indonesia, bukan memperingati peran perempoean sebagai Ibu, dan jadi memang beda dengan Mother's Day di US karena memang bukan Mother's Day... Tepatnya mungkin seharusnya dipakai istilah Hari Perempuan Indonesia...  :) 

-------------------------------------

Memaknai Hari Ibu dengan benar

Setiap tgl 22 Desember rakyat Indonesia selalu memperingati Hari Ibu. Tapi apakah kita tahu apa dasar penetapan Hari Ibu ini? Hari Ibu di Indonesia ditetapkan berdasarkan peristiwa Kongres Perempoean Indonesia ke-1 di Yogyakarta tgl 22 Desember 1928, hanya 2 bulan setelah Sumpah Pemoeda. Jadi hari ini adalah hari pergerakan seluruh wanita Indonesia yg berjuang melawan penjajahan, ketertindasan, keterbelakangan pendidikan dan diskriminasi. Sehingga sangatlah tidak tepat bila penghormatan kepada perempuan itu dipersempit menjadi penghormatan kepada ibu dalam pengertian ibu biologis. Sebab ini justru akan mendiskriminasi perempuan yg tidak memiliki keturunan seperti yg belum menikah, yg menikah tapi tdk memiliki keturunan, atau mereka yg memutuskan utk tidak menikah karena pilihan seperti menjadi biarawati. Apakah mereka tdk berkesempatan dihormati juga sebagai perempuan? 

Hari Ibu di Indonesia sangat berbeda dengan Mothers Day yg diperingati oleh orang Barat setiap bulan Mei. Hari Itu disana memang didedikasikan utk ibu2 mereka dlm pengertian ibu biologis tadi. Mereka melakukannya krn budaya mereka yg ada beberapa budaya tdk tinggal orang tuanya setelah beranjak menjadi dewasa. Sehingga dipandang perlu paling tidak 1 hari dalam setahun kembali melayani ibunya sebagai bentuk penghormatan. Budaya kita sbg orang Timur memiliki perbedaan. Kita wajib menghormati ibu kita sepanjang hari setiap jam, karena kita kebanyakan tinggal bersama dan umumnya jarang memutuskan orang tua kita tinggal di Panti Jompo. Jadi tidak ada perlu tampaknya utk menghormati Ibu secara special 1 x dalam setahun. 

Kita juga tidak ingin mendiskriminasi wanita yg tidak memiliki keturunan dan tidak berkesempatan menjadi 'Ibu'.
Foto Drs Netty Herawaty
Dr. Netty Herawaty
Merupakan Dosen Fisip Untan Prodi Ilmu Komunikasi
Sumber dari Sini


Sekarang kamu sudah tahu kan hal yang harus kamu ketahui tentang perayaan hari Ibu di Indonesia. Nah mulai saat ini kalian semua tidak perlu lagi ribut  antara yang pro dengan hari Ibu dan yang kontra. Seperti yang dikatakan oleh Ibu Netty, bahwa sejarahnya 22 Desember adalah hari dilaksanakannya Kongres Perempoean Indonesia yang pada anggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Meski saat ini arti hari Ibu banyak berubah, alangkah bijaknya jika kita mengingat sejarah mengapa pada hari itu ditetapkan sebagai  hari ibu oleh presiden pertama Indonesia. Sehingga hal tersebut dapat memberikan makna yang lebih dalam yang sesuai dengan nilai kebudayan Indonesia, yaitu  budaya Timur. 

Setelah baca artikel ini, selanjutnya bagaimana menurut pendapatmu? Silahkan tulis di kolom komentar! :) 

Selamat hari Ibu Nasional untuk seluruh perempuan di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar