Senin, 05 Maret 2018

Melindungi Diri di Media Sosial, Hati-hati Hoax.


Melindungi Diri di Media Sosial, Hati-hati  Hoax. Seiring berkembangnya teknologi dan informasi membuat manusia semakin inovatif dalam segala hal, termasuk kejahatan. Saat ini kejahatan bisa terjadi di mana saja, melalui apa saja. Terlebih di zaman keterbukaan informasi sangat luas seperti sekarang ini. Media sosial misalnya, tentu ada baik dan buruknya. Hanya saja terlalu asyik menggunakan media sosial membuat kita memiliki kecendrungan membagi info data diri kita secara Cuma-Cuma kepada khlayak ramai. Padahal perlu kita ketahui bahwa dunia maya rentan sekali terhadap penipuan.

Menjadi bijak dan cerdas dalam bersosial media menjadi salah satu solusi agar dapat terhindar dari hal negatif yang ada di internet, termasuk segala macam rupa dan cara kejahatan bye Internet tersebut. Selain kasus besar seperti penipuan yang merugikan materi. Ada hal lain yang lebih sederhana, yang patut kita waspadai. Yaitu penyalah gunaan data diri kita oleh orang lain.

Ini yang sering kita lengah adalah membeberkan segala data diri kita apa adanya di setiap akun sosial media kita. Mulai dari tanggl lahir, alamat rumah, hingga anggota keluarga. Bukan mengajari berbohong, hanya saja sebaiknya kita memasukan data diri seperlunya. Sebab memiliki kemungkinan orang lain melakukan kejaahatan dari data yang kita sebar di media sosial. Melindungi data privasi kita adalah penting bagi penguna internet. Tidak segalanya dunia perlu tahu tentang kehidupan kita. Itu semua dilakukan untuk menghindari kejahatan yang bisa saja terjadi di Internet. Bayangkan misal, kita begitu terlalu terbuka membagikan segala data diri kita dan keluarga di Internet. Kemudian ada orang yang iri atau tidak menyukai kita dan ingin mencelakai kita. Tentu hal itu mudah dia lakukan berdasarkan data kita yang ada di internet. Oleh sebab itu, sebaiknya kita harus pandai memilah dan memilih mana data yang perlu di ketahui kahlayak ramai dan yang menjadi privasi kita.

Hoax, tentu kita sudah familiar dengan satu kata kontroversi ini. Kata yang terdiri dari empat huruf namun memiliki kekuatan seperti nuklir dapat memporak-porandakan masyarakat luas. Bahkan sistem pemerintahan, terlebih menjelang pemilihan umum seperti saat ini. Menyebar berita hoax tanpa kita sadari sudah menjadi kebiasaan jelek kita dalam menggunakan media sosial atau internet. Cepat sekali jari kita melesat menekan tombol share tanpa cek dan ricek sumber berita. Bahkan kadang, hanya dengan membaca judul berita jari kita setara dengan kecepatan cahaya langsung membagikan ke publik. Padahal belum tentu isinya sesuai dengan judul. Perlu kita ketahui bahwa hoax menjadi ladang usaha bagi sebagian orang. Sebab itu dengan lagi, kita di tuntut menjadi cerdas dan bijak.

Jadi sebelum membagi sebuah kabar berita, alangkah baiknya kita cek dahulu berita, baca judul beserta isi, pertimbangkan apakah pantas untuk di posting, pandai menyaring informasi sebelum kita sharing ke publik, click or close, wise while online dan keep playing or stop. Dengan begitu kita telah berpartisipasi dalam mengurai parketek-praktek hoax. Tentunya kita menjadi cerdas dan bijak.
Sayangi pikiran kita dengan menghindari berita-berita hoax.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar