BECAUSE LOVE

Ia tertawa lepas kala melihat seorang pria di hadapannya. Meskipun peria tersebut sedang duduk termenung menatap layar ukuran lima inci yang berada di gengamannya.


Dia tertawa karena ia mengingat peristiwa konyol yang ia alami bersama pria itu.

Jujur saja. Meski mungkin saat ini keduanya terpisah oleh jarak yang tak nampak. Dari lubuk hati yang paling dalam ia merindukan sahabatnya itu, yang sekarang memutuskan berubah menjadi orang asing.

Kenangan saat- ah terlalu banyak. Hingga tak terasa kirstal bening itu jatuh dan pecah di pungung telapak tangannya.

With love we together.
Coz love we broken.

Posting Komentar

0 Komentar